TANGERANG - Pelaku penipuan iPhone si kembar Rihana dan Rihani akhirnya ditangkap Polda Metro Jaya pada Selasa (4/7/2023). Berikut kilas balik kronologi kasus penipuan yang dilakukan Rihana dan Rihani di bawah ini.
Setelah sekitar dua minggu menjadi buronan dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), Polda Metro Jaya akhirnya menangkap Rihana Rihani di M Town Residence Gading, Serpong, Tangerang. Keduanya ditangkap atas kasus dugaan penipuan pre-order (PO) iPhone senilai Rp 35 miliar.
"Rihana dan Rihani baru saja ditangkap di M Town Residence Gading Serpong oleh Resmob Polda Metro Jaya," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, Selasa (4/7/2023).
Kasus penipuan ini viral pada awal Juni setelah diunggah akun Twitter @mazzini_gsp. Dari akun tersebut, diketahui kasus penipuan yang dilakukan dua mantan pegawai honorer di Kementerian Perdagangan ini sudah berlangsung sejak 2021.
AGEN DOMINO - Pelaku penipuan iPhone si kembar Rihana dan Rihani akhirnya ditangkap Polda Metro Jaya pada Selasa (4/7/2023). Berikut kilas balik kronologi kasus penipuan yang dilakukan Rihana dan Rihani di bawah ini.
Setelah sekitar dua minggu menjadi buronan dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), Polda Metro Jaya akhirnya menangkap Rihana Rihani di M Town Residence Gading, Serpong, Tangerang. Keduanya ditangkap atas kasus dugaan penipuan pre-order (PO) iPhone senilai Rp 35 miliar.
"Rihana dan Rihani baru saja ditangkap di M Town Residence Gading Serpong oleh Resmob Polda Metro Jaya," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, Selasa (4/7/2023).
Kasus penipuan ini viral pada awal Juni setelah diunggah akun Twitter @mazzini_gsp. Dari akun tersebut, diketahui kasus penipuan yang dilakukan dua mantan pegawai honorer di Kementerian Perdagangan ini sudah berlangsung sejak 2021.
Nilai fantastis di rekening keduanya disinyalir tidak hanya dari penipuan iPhone yang, tetapi juga penggelapan mobil rental. Untuk diketahui, Rihana dan Rihani rupanya juga melakukan penggelapan mobil rental.
Kronologi penggelapan mobil bermula saat korban menyewakan kendaraan kepada terlapor. Setelah perjanjian sewa menyewa selesai, korban menanyakan mobil yang disewa oleh Rihana. Namun, Rihana berkelit dengan alasan mobilnya sedang di titipkan. Kendaraan korban pun tak kunjung kembali hingga akhirnya korban melapor ke Polsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 15 Januari 2023.
AGEN POKER - Adapun banyak yang terjerat PO iPhone karena si kembar menggunakan skema ponzi untuk menarik targetnya. Buat yang belum tahu, skema ponzi adalah modus penipuan yang menjanjikan korban pengembalian investasi secara cepat, mudah, dan minim risiko.
Jadi si kembar Rihana dan Rihana yang mengaku sebagai supplier iPhone bergaransi resmi menawarkan produk Apple dengan harga lebih murah daripada harga pasaran. Tentunya penawaran tersebut sangat menggiurkan sehingga cukup banyak orang yang terjerat kasus penipuan ini.

0 Komentar