Polisi Tetapkan Pelaku Utama Pembacokan Siswa SMK Bina Warga di Pomad Bogor


JAKARTA - Polisi menetapkan standing daftar pencarian orang terhadap ASR, pelaku utama pembacokan AS siswa kelas X SMA Bina Warga di Simpang Pomad Jalan Raya Bogor-Jakarta. Polisi menetapkan ASR sebagai DPO sehabis lebih 21 hari sejak pembacokan berikut belum menyerahkan diri atau tertangkap. 

"Kami tidak henti-hentinya laksanakan upaya maksimal, kita laksanakan penelusuran, pemeriksaan, info saksi-saksi, dan profiling terhadap lokasi-lokasi mungkin daerah terduga pelaku ASR ini bersembunyi," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila Secar selagi dikonfirmasi di Kota Bogor, Selasa (4/4).


Rizka mengungkapkan sampai kini pengejaran terhadap ASR yang dianggap berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lain belum menghasilkan hasil. Namun demikian, polisi konsisten mencari keberadaan ASR dari info saksi-saksi, keluarga dan teman-temannya.

"Untuk kendala sampai selagi ini kita tetap berupaya ke lebih dari satu lokasi kediaman orang tua, rekan dan segala macam, ini sesungguhnya tidak ada. Kendalanya ya sesungguhnya dia (ASR) tidak sudi kooperatif, berlainan dengan dua tersangka lainnya, ada upaya untuk kooperatif atau gentle untuk kita laksanakan penangkapan di kediaman," kata Rizka.


AGEN DOMINO - Menurutnya, tersangka ASR tidak tengah disembunyikan oleh pihak tertentu. Polisi menjalin komunikasi dengan pihak keluarga untuk mengumumkan keberadaan ASR kalau mengetahuinya.

"Tidak (disembunyikan). Masih kita laksanakan pemeriksaan untuk itu (pihak keluarga), kita pendalaman juga, kita minta bantu untuk beri tambahan Info kalau yang mengenai (ASR) ada. Untuk selagi ini, kita tetap jalin komunikasi baik dengan pihak keluarga. Pekerjaannya (orang tua) buruh," kata dia.


Kompol Rizka mengemukakan Satreskrim Polresta Bogor Kota tidak hanya mencari ASR di kira-kira Kota Bogor, tapi termasuk sejumlah lokasi di Kabupaten Bogor dan luar kota, tapi sampai selagi ini belum ditemukan.

"DPO-nya kita sudah berkoordinasi dengan polres atau polsek yang kita tengarai mungkin lokasi-lokasi itu dianggap ada dan kita sudah koordinasi dengan polisi setempat," ujar dia.


ASR merupakan pelaku utama pembacokan terhadap AS. Dia merupakan residivis kasus jambret dan muncul dari tahanan terhadap th. ini, sesudah itu kembali diterima sekolah SMK swasta sebab mempertimbangkan hak asasi manusia (HAM). Namun, pelajar berusia 17 th. itu kembali laksanakan tindak kriminal sehabis kembali sekolah.


Kini keberadaan ASR tetap dalam pengejaran jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota, selagi dua pelaku lainnya, yaitu MA dan SA yang berboncengan dengan ASR dan berperan menolong aksi temannya itu sudah tertangkap lebih dari satu selagi lalu.


Mereka bertiga merupakan sekawan yang membacok AS di kawasan lampu merah perempatan Simpang Pomad, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, terhadap 10 Maret 2023 pukul 9.30 WIB.


Ketiga pelaku berboncengan satu sepeda motor dari arah Cibinong dan pelaku ASR langsung menyabetkan pedang panjang atau gobang ke arah AS yang tengah berlangsung dengan teman-temannya hendak menyeberang.


AGEN POKER - AS jadi korban tidak benar sasaran sebab tujuan ASR dan teman-temannya adalah A yang menantang mereka melalui account fasilitas sosial Instagram, tapi selagi itu A tidak ada di lokasi. 

Posting Komentar

0 Komentar