Seorang Pemuda Ditusuk Adik Kandung Usai Pulang Merantau di Tasikmalaya



TASIKMALAYA - Seorang pemuda berinsial LL (38) meninggal dunia sehabis baru beberapa waktu hingga di rumahnya terhadap Jumat (3/2) dini hari , di Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya. Ia ditusuk oleh adik kandungnya yang berinisial IZ (28) waktu pulang merantau.

Kepala Polsek Jamanis Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Imang Sunarman menyebutkan bahwa korban ditusuk adik kandungnya waktu sedang beristirahat sehabis baru datang berasal dari perantauan. "Korban tiba-tiba ditusuk di bagian perut memakai senjata tajam kurang lebih pukul 02.30," katanya.


Ia mengungkapkan bahwa usai ditusuk oleh adiknya, korban sempat meminta pertolongan berasal dari tetangga rumahnya sambil memegangi perut yang luka. Korban sempat dibawa di Puskesmas Jamanis untuk mendapatkan perawatan, tetapi sesudah itu dirujuk ke RSUD dr Soekardjo.


"Dalam perjalanan, sebelum akan hingga di tempat tinggal sakit korban meninggal dunia. Korban diketahui mengalami luka cukup benar-benar akibat tusukan pisau yang tembus ke bagian punggung agar mengeluarkan banyak darah," ungkap Imang.


AGEN DOMINO - Pihaknya yang menerima laporan ada perihal tersebut, segera bergerak ke area perihal perkara. Namun waktu sampai, terduga pelaku penusukan udah tidak ada di lokasi kejadian.


Yang dilakukan, pihaknya mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Dugaan waktu terduga pelaku penusukan menderita problem kejiwaan. "Terkait dugaan pelaku mengalami ODGJ itu masih kami laksanakan penyelidikan lebih lanjut, tetapi pada pelaku dan korban itu kakak adik," katanya.


Sementara itu, Ketua RT Setempat, Encang Suryanto kepada wartawan menyebutkan bahwa korban memang sempat meminta tolong tetangganya atas luka yang dialami akibat tusukan pisau adiknya. Namun waktu upaya penyelamatan dilakukan, korban meninggal di perjalanan.


"Warga sempat mencari keberadaan IZ usai menusuk kakaknya. Tapi warga di sini udah mengerti jikalau pelaku mengalami problem jiwa dan mengalami sakit berkepanjangan, sempat berobat tetapi bisa saja kambuh lagi," kata Encang.


Pada waktu kejadian, menurut Encang, korban diketahui baru pulang merantau di Provinsi Banten. "Saat sedang istirahat menjadi sasaran adiknya sendiri, masalahnya apa tidak diketahui, karena katanya tiba-tiba membabi buta begitu saja," katanya. AGEN POKER

Posting Komentar

0 Komentar