Dosen Unsil Mencabuli Mahasiswa Perwakilan Jerman


JAWABARAT - Dosen berinsial EDH yang mengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Jawa Barat dilaporkan sejumlah mahasiswi ke Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) universitas tersebut, Rabu (8/2).


AGEN DOMINO - Dosen tersebut dianggap melaksanakan aksi pencabulan kepada para mahasiswi, termasuk salah satunya mahasiswi perwakilan Jerman yang sedang melaksanakan studi banding.


Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsil, Gumilar Mulia membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan yang dijalankan oleh dosen tersebut. Dia mengatakan, pihaknya sedang melaksanakan penanganan atas laporan itu.


Dosen yang dilaporkan tersebut diketahui udah mengajar selama 30 tahun. Untuk mata kuliah yang diajarkannya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap Fakultas Ekonomi dan Bisnis.


"Memang benar tersedia indikasi terjadinya kekerasan seksual. Satgas (PPKS) udah bergerak dan menampung korban, bahkan tersedia termasuk yang pernah jadi korban seksual baik sesuai pernyataan korban maupun bukti rekaman CCTV,” mengerti Gumilar, Rabu (8/2).


Dia menyebut, laporan dari mahasiswi itu udah dilaporkan ke Rektor Universitas Siliwangi, termasuk Dirjen di Kemendibudristek. Terungkapnya dugaan pencabulan tersebut berawal dari laporan mahasiswi perwakilan Jerman yang sedang studi di fakultas itu.


Pelaporan itu sesudah itu dibuktikan bersama dengan hasil rekaman CCTV bersama dengan mengerti dan berlangsung di kira-kira lorong kamar mandi fakultas. Hingga sesudah itu muncul mahasiswi lainnya yang termasuk dianggap beroleh aksi pelecehan sampai kekerasan seksual selama berkuliah di Unsil.


Laporan dugaan pelecehan pertama, disebut Gumilar, diterima pihaknya terhadap 30 Januari 2023. “Dalam masa kontrol dan investigasi sekarang, dosen itu dinonaktifkan sementara. Kalau terbukti bisa dinonaktifkan dan jika tidak terbukti bisa aktif kembali,” terangnya.


Aksi dugaan pencabulan yang dijalankan oleh dosen itu, dia mengaku, tidak bisa menjelaskannya secara terperinci. Namun Gumilar meyakinkan mahasiswi yang jadi korban lebih dari satu orang.


Dia meyakinkan bahwa persoalan dugaan pelecehan seksual dosen itu udah dalam penanganan Satgas PPKS Unsil dan berkoordinasi bersama dengan pihak kepolisian. Saat ini, pihak universitas sedang mendata korban lainnya sebab aksinya dianggap udah lama dilakukan.


"Sekarang Pak Rektor sedang di Jakarta mengupas perihal ini yang dijalankan dosen itu. Kita tunggu nanti hasil Satgas dan pihak Kepolisian pengungkapan kasusnya seperti apa," pungkasnya.


Terkait dugaan pencabulan di universitas Unsil, sampai waktu ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Dari informasi yang diterima, pihak kepolisian belum terima laporan resmi bakal dugaan pencabulan itu. AGEN POKER

Posting Komentar

0 Komentar