JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur meyakinkan Ibu Eny Sukaesi, warga pengidap depresi yang tinggal di rumah mewah terbengkalai tanpa listrik dan air, mendapat dukungan sosial. Diketahui, Eny tinggal di rumah mewah terbengkalai itu bersama anak laki-laki sejak 12 tahun lalu.
AGEN DOMINO - Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar mengatakan, tiap tiap bulan Ibu Eny dan putra yang merawatnya meraih bantuan. Setelah paham cerita tersebut, Ibu Eny merintis perawatan di RSKD Duren Sawit, saat Tiko dipekerjakan sebagai petugas keamanan di tempatnya tinggal.
"Dari 2019, kita telah memberikan pelayanan kepada beliau. Sudah diperhatikan kesehatannya, sosialnya, makanya terhadap hari ini disurvei ke sana kita bawa ke rumah sakit untuk meraih perawatan," kata Anwar.
Dia menjelaskan, terhadap 2019 silam Pemkot sempat mendatangi Ibu Eny untuk pembuatan KTP elektronik. Kemudian 2020 telah dibuatkan BPJS Kesehatan dan didaftarkan ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) terhadap Februari 2022.
Setahun setelahnya terhadap 2021, Ibu Eny terima ATM Bantuan Sosial Tunai (BST), dan terhadap 2023 ini masuk didalam calon penerima program Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) Lansia. Pihak Kecamatan Cakung termasuk berkoordinasi bersama dengan RT/RW setempat didalam rangka menopang Tiko melanjutkan pendidikan melalui program Kejar Paket C.
Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, dr Nikensari Koesrindartia menyebut, saat ini ibu Eny tetap didalam perawatan dan assessment dari dokter jiwa yang sedang menangani.
Sementara untuk Tiko, termasuk bakal diberikan pendampingan dan pengecekan kebugaran di RSKD Duren Sawit. Pihaknya telah berkoordinasi bersama dengan Puskesmas Kecamatan Cakung untuk sesuaikan waktu.
"Ibu Eny dilayani bersama dengan baik, dikonsulkan bersama dengan dokter pakar jiwa. Saat ini Ibu Eny tetap didalam penanganan medis dan didalam pendampingan oleh dokter psikiater. Perawatan di RSKD Duren Sawit sejak tanggal 30 Desember 2022 sampai hari ini. Kondisi paling akhir beliau telah lebih baik meski demikianlah tetap perlu pendampingan sehingga Ibu Eny sanggup lebih terkontrol lagi," ujar Niken.
Kepala Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Timur, Purwono menyatakan memberikan tawaran untuk merawat Ibu Eny di Panti Werdha punya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ada di Cipayung Jakarta Timur. Apabila keluarganya telah mengizinkan, maka kemauan selanjutnya bakal langsung direalisasikan.
"Kami siapkan semua. Gratis. Anaknya boleh datang datang tiap tiap hari. Gak ada masalah," kata Purwono. AGEN POKER

0 Komentar