BATANG - Korban pencabulan atau sodomi anak di bawah usia yang dilakukan oknum guru rebana M (28) di Batang konsisten bertambah. Dari awal 9 korban anak, terbaru jumlah korban yang melapor formal ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang menggapai 21 anak.
"Kemarin tersedia sembilan yang melapor. Ada penambahan korban 12 korban ulang yang melapor hari ini, mereka seluruh korban melapor didampingi orangtuanya," kata Kasat Reskrim Polres Batang AKP Yorisa Prabowo, Sabtu (7/1).
AGEN DOMINO - Dari hasil pengecekan keterangan para korban diperlakukan pelecehan seksual bersama dengan cara disodomi. Para korban tidak cuma berasal dari Proyonanggan Utara, daerah pelaku tinggal.
"Ada dua dari 12 pelapor berasal dari daerah tetangga, Proyonanggan Tengah. Informasinya, pelaku terhitung beraksi di lokasi Kelurahan Karangasem Selatan," jelasnya.
Saat ini, pihaknya konsisten mendalami keterangan para pelapor untuk disoundingkan bersama dengan keterangan tambahan dari tersangka. Sedangkan untuk korban yang belum melapor untuk langsung melapor ke polres.
Para korban mampu mengadu ke posko pengaduan yang telah dibentuk oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pemkab Batang, Kelurahan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hingga organisasi pemuda sekitar.
"Kami minta terhadap lurah untuk sosialisasi atau mengimbau supaya warga di kira-kira rumah tersangka untuk bertanya pada anaknya. Ditanya siapa paham tidak menutup mungkin jadi korban," tandasnya. AGEN POKER

0 Komentar