Bocah Asal Medan Meninggal Dunia Setelah Diduga Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas


MEDAN - Bocah berumur 8 tahun berinisial B di Kota Medan meninggal dunia usai diduga menjadi korban perundungan kakak kelasnya. Bocah yang masih duduk di kelas satu sekolah dasar itu mengaku sempat dipukul kakak kelasnya. Pukulan itu membuat B trauma dan dilarikan ke rumah sakit.


Yusraini yang merupakan ibu dari B mengatakan, anaknya menjadi korban perundungan pada Kamis (22/6) pekan lalu. "Kami berjualan di Masjid Raya, Kota Medan, dia (korban) datang dan bilang kalau dirinya dipukul. Sambil menangis (korban bercerita) dia sampai pucat," kata Yusraini, Rabu (28/6).


AGEN DOMINO - Menurut Yusraini, anaknya dirundung oleh kakak kelas B di sekolah yang juga tetangganya. Saat itu, Yusraini sempat mendatangi rumah yang diduga pelaku perundungan anaknya.

"Anak ini (pelaku bilang) mana ada pukul si B. Saya pun enggak mau ribut-ribut (sama orang tuanya)," ucap dia.


Lalu, B sempat demam usai menjadi korban perundungan yang dilakukan tetangganya. "Semenjak dipukul itu anak saya macam ketakutan. Sudah begitu waktu tidur malam sering ketakutan, kayak trauma. Semenjak dipukul B tidak mau makan cuma mau minum. Sakit badannya semua katanya, tapi dia tidak bilang di bagian mana," ungkap Yusriani.


Beberapa hari kemudian, B terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya terus menurun. Namun nyawa bocah itu tak terselamatkan. Sebelum meninggal B sempat membeberkan lima pelaku perundungan itu. Terduga pelaku tetangga korban.

"Dekat-dekat sini juga (pelakunya) tapi orangnya enggak bisa kami sebut nanti merumitkan masalah. Saya maafkan siapa pun yang menjahati B. Tapi saya enggak ikhlas sakit hati ini. Gara-gara dipukuli orang, anak saya meninggal. Itu anak pertama. Anak kebahagiaanku," pungkasnya.


AGEN POKER - Sementara itu ,Kapolsek Medan Kota, Selvin Trianingsih, masih menyelidiki dugaan perundungan yang berujungan dengan kematian B. "Mengenai kasus ini masih dalam penyidikan Unit PPA Polrestabes Medan," ujar Selvin.

Posting Komentar

0 Komentar