JAWA TENGAH - Penyidik Polrestabes Semarang menggelar pra rekonstruksi kasus mutilasi pengusaha depot air isi ulang Irwan Hutagalung, Jumat (12/5). Dalam rekonstruksi ini polisi menghadirkan pelaku Muhammad Hesein (28) untuk memperagakan 60 adegan.
"60 adegan kami ambil yang pokok pokoknya saja. Kita hanya mengambil kurang lebih setengah dari adegan total 102. Tujuannya untuk mengungkap kronologi secara jelas bagaimana pelaku menganiaya sekaligus mutilasi Irwan Hutagaalung," kata Kanit Resmob Polrestabes Semarang, Iptu Dionisius Yudi Christiano, Jumat (12/5).
AGEN DOMINO - Dalam pra rekontruksi ini, juga diperlihatkan bagaimana tersangka melakukan pengecoran terhadap Irwan Hutagalung di sebelah toko isi ulang air minum tersebut pada adegan ke 60.
"Tersangka melancarkan aksinya pada adegan ke 60 dan terlihat memperagakan bagaimana dirinya menggunakan semen untuk mengecor korban," ungkapnya.
Saat ditanya apakah ada temuan baru pada pra rekontruksi ini, Iptu Dionisius menekankan belum ada. Sementara ini, dari total 102 adegan dan setengahnya telah dilakukan, hasilnya masih sama seperti keterangan pelaku, saksi-saksi, maupun bukti yang telah dikumpulkan.
"TKP di luar seperti pada saat tersangka setelah melakukan, memang sempat pergi ke warung angkringan untuk minum. Kemudian juga sempat ke hotel untuk memesan cewe booking dan juga ada beberapa tempat dia menjual barang-barang milik korban," jelasnya.
AGEN POKER - Diberitakan sebelumnya, Muhammad Husen, tersangka pembunuhan sadis bos air isi ulang di Kota Semarang, Jawa Tengah, akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Pria berusia 28 tahun itu terancam hukuman pidana mati atau penjara 20 tahun.
"Husen merupakan pelaku tunggal, dan yang bersangkutan akan dijerat Pasal KUHP 340 pembunuhan berencana, 20 tahun penjara,” kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar.

0 Komentar