JAKARTA BARAT - Pemilik penginapan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat bernama Naima S Bachmid (62) dibunuh ke dua Asisten Rumah Tangga (ART) sendiri berinisial F laki-laki dan S perempuan. Keluarga korban menghendaki sehingga ke dua pelaku dihukum mati.
Kuasa hukum keluarga korban, Novianus Martin mengungkap keluarga kliennya menghendaki ke dua pelaku dihukum mati gara-gara pembunuhan ditunaikan direncanakan. Sehingga tuntutannya maksimal hukuman mati atau setidak-tidaknya seumur hidup.
"Ini kelihatan bahwa ada unsur berencana (pembunuhan) terutama dahulu, sehingga kita menghendaki kepada penyidik sehingga Pasal 340 dimasukkan di dalam perkara ini," kata Martin pas dihubungi, Rabu (19/4).
AGEN DOMINO - Martin melanjutkan, keluarga korban menghendaki sehingga motif dari ke dua ART Naima itu mampu diungkapkan polisi. Terlebih mobil dari Naima terhitung turut diambil alih sesudah pembunuhan.
"Untuk pas kita tidak mampu menduga (motif pembunuhan) gara-gara ini sistem pidana," ujar dia.
Meskipun demikian, Martin tak mengidamkan berspekulasi lebih jauh berkenaan bersama motif para pelaku. Dia menyerahkan pengungkapan perihal selanjutnya ke polisi. "Tetapi mungkin dari hasil pengecekan penyidik mampu terang dan jelas," ujar dia.
AGEN POKER - Sebelumnya, Naima ditemukan meninggal dunia di hotel miliknya kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Korban ditemukan meregang nyawa sesudah kerabat yang menghubungi tidak direspons korban.
"Iya telah tewas, diketahui mulanya itu ada kerabat korban coba menghubungi tidak bisa. Terus diperiksa ditemukan korban ulang di lantai," kata Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Anggi Fauzi Hasibuan.
Hasil penyelidikan awal polisi mendapatkan adanya dugaan Naima menjadi korban pencurian. Dugaan itu dilihat dari dua mobil mewah BMW dan Fortuner diduga dibawa kabur pelaku pembunuhan. Namun ke dua pelaku pun sukses ditangkap aparat kepolisian di area Banyuwangi, Jawa Timur.
"Pelaku dua orang F dan S model kelamin laki-laki dan perempuan. Para pelaku kita amankan di area Banyuwangi," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga.

0 Komentar