JAWABARAT - Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota belum mampu produksi persoalan dugaan pelecehan seksual di Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya yang dilakukan dosen berinisial FDH. Mereka menanti pihak korban ataupun universitas untuk sebabkan laporan formal ke polisi.
Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan mengakui udah menerima Info tentang terdapatnya dugaan pelecehan seksual di universitas Unsil. Karena itu, dia berharap kerja serupa berasal dari seluruh pihak, lebih-lebih universitas Unsil dan korban untuk sebabkan laporan polisi.
"Kami tentunya dapat menindaklanjuti laporan itu secara hukum," ucapnya.
Sebelumnya, EDH, dosen yang mengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Jawa Barat dilaporkan sejumlah mahasiswi ke Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) universitas tersebut, Rabu (8/2).
AGEN DOMINO - Dosen tersebut dikira jalankan aksi pencabulan kepada para mahasiswi, terhitung salah satunya mahasiswi perwakilan Jerman yang sedang jalankan studi banding.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsil Gumilar Mulia membenarkan terdapatnya laporan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh dosen tersebut. Dia mengatakan, pihaknya sedang jalankan penanganan atas laporan itu.
Dosen yang dilaporkan tersebut diketahui udah mengajar sepanjang 30 tahun. Mata kuliah yang diajarkannya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
"Memang benar tersedia indikasi terjadinya kekerasan seksual. Satgas (PPKS) udah bergerak dan menampung korban, lebih-lebih tersedia terhitung yang dulu jadi korban seksual baik sesuai pernyataan korban maupun bukti rekaman CCTV," jelas Gumilar. AGEN POKER

0 Komentar