Seorang Bocah Dikenal Tertutup Jadi Korban Pembunuh Remaja di Makassar


MAKASSAR - Seorang Bocah berinsial AD jadi tersangka penculikan pembunuhan terhadap MFS (10), ternyata dikenal warga sekitar sebagai anak yang polos. Warga menyebut sosok AD tinggal di rumah bersama dengan kakaknya.


AGEN DOMINO -Salah satu warga Jalan Batua Raya, Yassir mengatakan, sosok AD tertutup. Tidak bergaul bersama dengan anak-anak yang seusianya di dekat rumah. Meski demikian, perilaku keseharian AD dinilai oleh Yassir tetap polos.


"AD tidak bergaul sesungguhnya orangnya (tertutup), polos. Dia (orangtua AD) kesehariannya hanya di warung, yang tinggal di sini AD sama kakaknya," kata Yassir kepada wartawan, Rabu (11/1).


Yassir menyebut meski AD dinilai tertutup, tetapi kerap menunjang orangtuanya yang berjualan sebagai pedagang kelontong. Terkait informasi jika AD kerap dipukul orangtuanya, Yassir mengaku tak mengetahui. "AD juga biasa di warung jika malam. (Soal kerap dipukul) itu aku tidak cukup tahu," ujar dia.


Akibat tindakan keji AD terhadap MFS, rumah keluarganya jadi sasaran perusakan. Tak hanya itu, toko punya orangtua AD juga jadi sasaran perusakan.


"Sempat senang dibakar juga ini (rumah AD), tetapi aku rekomendasikan (massa) pikir panjang. Sempat juga ada asap, maunya sesungguhnya ini disiapkan mobil kebakaran, ada polisi sesungguhnya standby," kata dia.


Sementara warga lainnya, Imma mengaku pada AD dan MFS sesungguhnya saling mengenal. Karena alasan tersebut, korban senang diajak oleh tersangka AD sehabis diiming-imingi duit Rp50 ribu.


"Baku akrab sama MFS, gara-gara itu mi na ikut (saling kenal sama MFS, gara-gara itu dia senang ikut). Adrian lewat-lewat, kan biasa, sekolah di sini. Pulangnya, bergaul sama anak-anak," tutur dia.


Imma mengaku lebih mengenal sosok korban dibandingkan tersangka. Meski demikian, Imma menyebut sosok AD berperilaku layaknya orang problem jiwa.


"Tidak dulu ka baku berbicara (Tidak dulu saling bicara). Tapi nabilang temannya, heng-heng (tapi dibilang temannya, heng-heng)," bebernya.


Imma dan korban sama-sama juru parkir di area perihal perkara (TKP) penculikan. "Saat perihal (penculikan) tidak ada ka, apabila ada tidak kemungkinan kejadian. Saya orang paling tega sama itu bilang jangan sembarang ikuti orang. Saya yang selalu larang dia (MFS)," tegasnya.


Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Komisaris Lando K Sambolangi menjelaskan tersangka AD telah menjalani tes kejiwaan dan psikologi oleh Polda Sulsel. Saat pemeriksaan tes psikologi tersebut, AD didampingi tim dari P2TP2A Kota Makassar.


"Untuk hasilnya baru bakal muncul beberapa hari ke depan. Dan hanya pakar (psikolog memeriksa) yang tahu," tutur Lando.


Lando mengaku untuk keadaan fisik ke-2 tersangka di dalam keadaan sehat. Hanya saja, untuk kesegaran kejiwaan tetap jadi sinyal tanya. 


"Untuk kala ini ke-2 tersangka di dalam keadaan sehat fisik maupun kejiwaan jika dilihat secara kasat mata ya. Tapi jika untuk hasil pemeriksaan keji\waan itu ahlinya yang tahu," tandasnya.  AGEN POKER

Posting Komentar

0 Komentar