SEMARANG - Aparat Polrestabes Semarang menangkap seorang penjaga sekolah dasar di Semarang, IS lantaran mencabuli empat siswi. Pelaku melakukan aksinya di lingkungan sekolah dengan modus mengiming-imingi sejumlah duwit kepada korban.
"Korban dipanggil dan diajak ke belakang sekolah, sesudah itu pelaku mengusahakan memasukkan duwit Rp10 ribu ke didalam saku baju. Kemudian pelaku melakukan pelecehan seksual," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Kamis (19/1).
AGEN DOMINO - Aksi pencabulan itu terungkap sementara keliru seorang korban menceritakan perihal pencabulan IS kepada kepada guru ngajinya, terhadap 12 Desember 2022 lalu.
Mengetahui aksi berikut sesudah itu guru ngajinya meneruskan cerita ke orang tua korban dan melaporkan kasus berikut ke pihak Kepolisian terhadap 18 Januari 2023. "Polisi yang terima laporan segera melakukan penangkapan terhadap pelaku," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara pelaku terhitung pernah melakukan tingkah laku yang mirip terhadap para korban lainnya. Saat itu ketika korban ke tiga datang untuk menyatukan tugas di sekolah, dan ketika itu pula pelaku mencium pipi korban.
"Untuk korban ketiga pelaku memanggil korban, lantas sehabis mendekat pelaku memasukkan duwit ke didalam saku pakaian korban," jelasnya.
Hingga sementara ini pelaku tetap di check di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Mapolrestabes Semarang. Selain menyatukan info saksi dan barang bukti, penyidik terhitung melakukan visum terhadap korban.
"Pelaku pencabulan asal Kota Semarang itu dijerat dengan Undang-undang Nomor 35 th. 2014 mengenai Perlindungan Anak. Pada intinya terhadap pelaku dapat dilakukan tindakan hukum yang tegas," pungkasnya. AGEN POKER

0 Komentar