Pegawai Bank Tabrak Bumper Mobil Lain Tewas di Riau


RIAU - Seorang pegawai Bank Riau Kepri Syariah ditemukan tewas di Jalan Selamat, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Korban meninggal sesudah mobil yang dikendarainya menabrak mobil lain yang tengah terparkir.


AGEN DOMINO - Korban bernama M Azwizah Hendry (53) pegawai Bank Riau Kepri Syariah yang menjabat sebagai Pemimpin Divisi Sistem Prosedur. Bank itu merupakan BUMD punya Pemprov Riau.


Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan mengatakan, korban kejang-kejang seusai menabrak bumper belakang mobil pemilik sebuah tempat tinggal kos. "Korban atas nama M Azwizah Hendry seorang pegawai BUMD Provinsi Riau," kata Andrie.


Dari hasil penyelidikan dan olah TKP, polisi menduga korban meninggal sebab mempunyai riwayat penyakit jantung. Sebab, berasal dari riwayat korban telah memasang ring di jantungnya.


"Dugaan korban mempunyai riwayat penyakit jantung. Dan keterangan berasal dari keluarganya, korban telah dilaksanakan pemasangan 2 ring pada jantung," mengetahui Andrie.


Peristiwa itu berawal, Sabtu (28/1) kurang lebih pukul 21.00 WIB waktu korban berkunjung ke kos temannya Wira Praja (45) mengfungsikan mobil Honda CR-V BM 1345 OE. Kemudian korban memarkirkan mobil di di dalam kos. Setelah sampai, korban masuk ke di dalam kamar Wira Praja untuk bertemu.


"Korban ini berkunjung bersama membawa lebih dari satu makanan mudah serta minuman kaleng Fanta. Kemudian korban menerima telephone yang tidak diketahui oleh saksi Wira Praja," ucap Andrie.


Sekitar pukul 23.00 WIB korban nampak berasal dari kamar kos Wira Praja untuk pulang. Saat mengeluarkan mobil berasal dari parkiran, korban menabrak bumper belakang mobil pemilik kos yang tengah terparkir.


"Kemudian korban kejang-kejang melipat lidah. Melihat perihal itu, saksi (Wira) mencoba menunjang korban namun korban telah meninggal dunia," mengetahui Andrie.


Sekitar pukul 06.00 WIB, tim identifikasi Polresta Pekanbaru tiba di lokasi sesudah menerima informasi adanya penemuan mayat. Setelah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.


"Pihak keluarga menampik untuk dilaksanakan autopsi serta menyebabkan surat penolakan autopsi. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. AGEN POKER

Posting Komentar

0 Komentar