Bandar 42 kg Sabu di Tangerang Divonis Hukuman Seumur Hidup


TANGERANG - Kejari Kabupaten Tangerang menuntut hukuman mati bagi Budi Julianda, bandar 42 kg sabu-sabu. Sedangkan, dua kurir dituntut seumur hidup. Tuntutan disebutkan didalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (12/1).


AGEN DOMINO - Kepala Seksie Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang, Ate Quesyini Ilyas, memastikan bahwa Budi Julianda, didakwa bersalah atas kepemilikan narkotika style sabu sebanyak 42 kilogram. Sementara dua orang kurir pengedar sabu jaringan Budi, Adi Bonar Simarmata dan Aditio dituntut pidana penjara seumur hidup.


"Terdakwa Budi didakwa pasal primer pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 mengenai Narkotika. Subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU. Nomor 35 Tahun 2009 dan pasal 137 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009. Tuntutan JPU terhadap saudara Budi ini pidana mati," terang Ate, usai ikuti sidang di PN Tangerang.


Sementara, dua terdakwa Adi Bonar Simarmata dan Aditio, yang merupakan kaki dari Budi Julianda, dituntut hukuman penjara seumur hidup bersama dengan dakwaan primer pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 mengenai Narkotika dan subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009.


"Dua tersangka itu miliki peran sebagai kurir cocok keterangan saksi, alat bukti, analisis yuridis, dan fakta," terang dia.


Dia menegaskan, didalam perkara itu total barang bukti yang disita dari para terdakwa adalah sabu-sabu sebanyak 42 kilogram yang merupakan hasil ungkap masalah Sat Narkoba Polres Kota Tangerang, yang di awali dari pengembangan ungkap masalah sabu-sabu seberat 0,4 gram dari seorang kurir atas nama Muhamad lmam.


Para terdakwa penyalahgunaan dan peredaran narkotika itu, berada didalam bisnis haram narkoba jaringan lintas Provinsi yang barang buktinya didapat dari pemasok di Malaysia. "Kami tidak main-main didalam urusan perkara narkotika. Tentu kita bakal tuntut bersama dengan hukuman yang setimpal cocok bersama dengan perundang-undangan," jelasnya. AGEN POKER

Posting Komentar

0 Komentar